Produk dan Jasa Siswa SMK di Global Online Marketplace

SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di Indonesia telah mencapai lebih dari 11 ribu sekolah dengan lebih dari 4 juta orang siswa (data BPS tahun pelajaran 2013/2014). Lulusan SMK diarahkan untuk menjadi pekerja profesional dalam bidang yang spesifik. Dalam proses pembelajaran di SMK, siswa diwajibkan mempraktekkan langsung kompetensinya dan langsung menghasilkan produk berupa barang atau jasa yang bisa dipakai langsung oleh konsumen. Ada banyak sekali produk yang dihasilkan baik secara temporer ataupun secara kontinyu. Sayang sekali jika produk ini tidak di ekspose dan diperkenalkan ke pasar yang lebih luas.

Deskripsi Ide. Produk siswa SMK berupa barang atau jasa diidentifikasi dan diinventarisir, baik di skala kota/kabupaten, hingga skala nasional. Dibuatkan standar dari profil produk yang dihasilkan sesuai standar online marketplace internasional. Barang dan jasa tersebut didaftarkan agar bisa tampil di marketplace seperti Alibaba ataupun skala nasional seperti Bukalapak atau Tokopedia. Kegiatan ini harus difasilitasi oleh pihak yang di endorse oleh Kemdikbud, ada contact person yang siap melayani calon pelanggan setiap saat. Jika ada pembeli atau pengguna yang serius, diserahkan untuk berkomunikasi langsung dengan sekolah yang bersangkutan.

Jurusan (kompetensi keahlian) yang memiliki peluang untuk go international dengan cara ini adalah yang memiliki jasa/atau produk yang bisa "dijual" ke pasar lokal, nasional maupun internasional. Contohnya tata boga, tata busana, produk farmasi, multimedia, rekayasa perangkat lunak, animasi, gambar teknik, produksi kriya, jasa servis (otomotif, kelistrikan, bangunan, dll). Sangat banyak peluang yang bisa dieksplor lebih jauh.

Manfaat & Peluang. Mungkin di tahap awal akan terjadi chaos karena semua sekolah belum terbiasa untuk menawarkan produknya ke pasar secara terbuka. Belum lagi semua pihak belum terbiasa untuk melakukan komunikasi secara serius dan konsisten dengan mitra bisnis (pembeli atau pengguna). Namun peluangnya sangat terbuka lebar dan harus dimulai. Besar kemungkinan setelah 2-3 tahun akan ada lonjakan signifikan transaksi bisnis dan menambah keyakinan diri SMK.


Post a Comment

0 Comments