DigiBola: Perangkat Bantu Peningkatan Performance Pemain Sepak Bola

Piala Dunia 2018 di Rusia membawa angin segar dengan banyaknya usaha pemanfaatan teknologi untuk olahraga. Salah satunya yang menarik adalah penggunaan movement tracker di setiap pemain serta bola yang dipakai, FIFA menyebut teknologinya dengan EPTS (electronic and performance tracking system). Disamping tentu penggunaan teknologi VAR (video-assisted referee) yang menghebohkan.

Kali ini fokus saya ada di sistem pelacak gerak pemain dan bola di dalam lapangan tersebut. Alat yang dipakai adalah IoT berbasis GPS serta didukung oleh triangulasi sinyal radio yang disebut local positioning system (LPS), serta juga pengamatan optikal dengan kamera. Hasilnya adalah data lengkap tentang gerakan, kecepatan, arah, lokasi dari pemain dan bola. Dengan sistem analisis yang cukup rumit, didapatlah banyak informasi berguna berkenaan dengan performance pemain. Seperti kita lihat di Rusia, ada informasi pemain terjauh larinya, pemain yang paling banyak melakukan operan, kecepatan tendangan bola seorang pemain, dll. Sangat menarik untuk di-explore.

Sistem yang dimiliki FIFA dikembangkan dengan biaya sangat besar, peralatan pendukung yang juga tidak murah, serta waktu riset yang lama. Implementasinya juga belum bisa dilakukan secara terus-menerus, namun hanya pada event besar tertentu saja. Mengapa tidak kita buat sendiri dengan teknologi lebih sederhana dan peralatan yang tersedia?

Deskripsi Ide. Sistem DigiBola ini akan dibatasi pada tracking pergerakan pemain dan bola dalam lapangan. Pengguna utama adalah klub-klub sepak bola, serta dapat pula digunakan untuk broadcaster untuk kebutuhan siaran. Akan ada 2 bagian utama dalam sistem ini.

Pertama: GPS-based postioning device yang dipasang di tubuh seluruh pemain serta ditanam ke dalam bola. Harus dibuat suatu aplikasi untuk melakukan identifikasi seluruh titik pemain dan bola di dalam lapangan, serta mapping lokasi lapangan, agar bisa ditentukan posisi tepat pemain dan bola serta gerakannya.

Kedua: Software yang menerima seluruh data gerak tadi dan mengolahnya secara real time untuk melihat performance pemain selama latihan atau di pertandingan. Report yang baku bisa dibuat untuk mendapatkan informasi yang bisa langsung di-monitor dari pinggir lapangan. Bisa selanjutnya dilakukan analisis lebih lanjut menggunakan data yang begitu banyak terkumpul.

Manfaat & Peluang. Bisa dikombinasi dengan pengukuran detak jantung, tekanan darah, dll selama proses latihan dan pertandingan berlangsung untuk mendapatkan data yang lebih kaya. Jika dilakukan secara sistematis dalam waktu pengukuran yang lama akan dapat menjadi dasar dalam seleksi, pembibitan, dan pengembangan pemain secara jangka panjang. Sistem yang sama bisa dipakai ke cabang olahraga lain seperti bola basket, bola voli, dll. Insya Allah ini adalah langkah maju teknologi untuk mendukung sports science di negeri kita.


Post a Comment

0 Comments