Jaheet: Desain dan Jahit Pakaian Jarak Jauh dengan 3D Body Scan

Sebuah teknologi bernama "3D full body scanning" membuat saya terhenyak sejenak. Teknologi ini memungkinkan seseorang di-scan seluruh tubuhnya sehingga didapatkan gambar 3D komplit tubuhnya. Teknologi ini membuka sangat banyak peluang pemanfaatan, mulai dari yang baik hingga yang buruk. Namun saya akan fokus ke sebuah peluang pemanfaatan yang luar biasa.

Tahukan Anda bahwa desainer pakaian first lady Melania Trump menggunakan patung 3D klien-nya untuk membuat pakaiannya? Nama desainer tersebut adalah Hervé Pierre, lihat video saat dia bekerja di studionya di New York. Dia menggunakan patung Melania yang merupakan duplikat tubuh asli dengan ukuran yang sama persis. Artinya, klien tidak perlu lagi datang ke penjahit (atau sebaliknya) untuk melakukan pengukuran.

Sampai di sini, apakah kira-kira Anda bisa menangkap idenya?

Problem terbesar bisnis jahit-menjahit tidak bisa di-online-kan adalah karena adanya sub-proses vital yang tidak bisa di-skip: pengukuran dan fitting. Di situlah letak profesionalisme penjahit, jika sub-proses ini didelegasikan ke orang lain, belum tentu hasil akhirnya sama dengan jika sang penjahit asli yang mengukur dan mengepaskan. Dengan adanya teknologi 3D body scanner yang akurat dan terjangkau, maka masalah ini bisa dengan sendirinya terpecahkan.

Deskripsi Ide. Jaheet adalah platform marketplace digital yang mempertemukan para penjahit pakaian dengan masyarakat calon pemakai jasanya.
  • Para penjahit mendaftar sebagai user merchant di Jaheet. Masukkan semua data jasa yang mereka sediakan. Produk yang mereka jual disiapkan berupa model pakaian yang sudah di desain lengkap dengan pilihan material, warna, asesori tambahan, dan waktu pengerjaan yang diinginkan. Input juga skema harga dari seluruh produk yang ditawarkan.
  • Pemesan daftar sebagai user, kemudian user datang ke Jaheet 3D Body Scanner Booth yang terdekat dengan tempat tinggalnya, scan tubuhnya dengan dibantu staf on location. Data hasil scan dimasukkan ke sistem Jaheet oleh staf tsb. 
  • Selanjutnya user dapat browsing para penjahit atau model pakaian yang ingin dijahitkan di web app Jaheet. Pilih dan tentukan model, material, warna, asesori tambahan, dan waktu pengerjaan yang diinginkan. Klik pesan, kemudian bayar sesuai biaya yang terhitung berdasar pilihan pesanannya.
  • Pembayaran tidak langsung disampaikan ke penjahit, tetapi ditahan di sistem Jaheet. Penjahit akan menerima pembayaran pada saat jahitan telah dikirim dan diterima oleh pemesan.
  • Penjahit yang telah menerima pesanan akan mendapat file 3D scan tubuh pemesan. Penjahit melakukan sendiri 3D printing file tersebut menjadi mannequin menggunakan software khusus dan 3D printer yang disiapkan oleh Jaheet. 
  • Mannequin 3D tubuh pemesan ini akan jadi dasar untuk pengukuran dan fitting pakaian yang dipesan sebelum dikirim. Dalam hal ini, Jaheet menyediakan paket 3D printer dan software pencetak 3D yang dibuat khusus untuk mannequin. Paket ini adalah bagian dari starter pack bagi para penjahit yang mendaftar sebagai merchant di Jaheet.
Pengukuran dapat dilakukan dengan beberapa opsi:
  • #1 Menggunakan 3D body scanning dan 3D printed mannequin (dapat sekalian dipakai untuk final fitting sebelum delivery) - harga lebih mahal
  • #2 User mengukur sendiri dengan standar Jaheet (diberikan video petunjuk mengukur yang mudah dan jelas) - harga standar
  • #3 User memilih dari pre-determined size dari Jaheet dengan rincian ukuran yang terlihat jelas (S, M, X, dst), pemesan diminta memastikan ukuran sesuai dengan tubuhnya (diminta tonton video yang sama) - harga lebih murah
Opsi penyediaan Starter Pack untuk Penjahit
  • #1: Untuk tahap awal (1-2 tahun pertama, atau 1000 merchant pertama), starter pack diberikan gratis beserta training penggunaannya.
  • #2: Starter pack diberikan dengan harga 50% dari biaya riil ke merchant yang baru mendaftar beserta training penggunaannya.
  • Sken#3: Kantor Pusat Jaheet mengambil alih seluruh pencetakan mannequin, kemudian mengirimkannya ke alamat penjahit (dalam keadaan belum dirakit sehingga mudah packing nya).
Dari titik itu, kegiatan pemesanan pakaian dan pembuatan pesanan berikutnya tidak lagi memerlukan kehadiran klien. Fitting pun dapat dilakukan langsung di studio penjahit dengan mannequin. Setelah semua siap, pakaian yang sudah jadi dikirimkan ke pemesan.

Apakah setiap penjahit akan menyimpan patung pemesannya? Policy saat ini adalah menyimpan patung pemesan hingga 6 setelah pemesanan terakhir diterima. Lewat dari itu maka mannequin akan di-recycle.

Manfaat & Peluang. Penjahit dan desainer pakaian adalah profesi yang sangat membutuhkan ketrampilan dan rasa seni yang tinggi. Tidak semua penjahit memiliki kompetensi tinggi. Dengan adanya teknologi ini, maka masyarakat dari berbagai penjuru dunia akan dapat merasakan pelayanan desainer dan penjahit hebat. Siapapun bisa dijahitkan pakaian dari desainer yang baik. Atau desainer manapun bisa membuatkan pakaian untuk semua orang, di manapun mereka berada.

Ada peluang besar masyarakat akan makin menyukai jahit pakaian secara online karena kemudahannya. Selama ini berurusan dengan penjahit adalah hal yang relatif tidak menyenangkan. Kasus yang sama terjadi di kasus Go-Jek. Sebelum platform online ojek ini ada, tidak terlalu banyak masyarakat memilih ojek sebagai moda transportasinya, tetapi saat ini moda ini jadi makin banyak penggunanya.

Penjahit yang serius, kompeten, dan berprestasi akan mendapat rating baik dan rekomendasi dari para user yang puas. Ini akan meningkatkan motivasi dan produktivitas para merchant untuk perform sebaik-baiknya dan menghasilkan sebanyak-banyaknya.

Platform ini akan dapat dikembangkan ke luar Indonesia, terutama di negara-negara Asia Tenggara (populasi 650 juta jiwa) dan Asia Selatan (1,8 milyar jiwa) yang memiliki budaya mirip.

Monetization. Jaheet akan mengutip fee dari setiap transaksi yang terjadi. Penjahit yang ingin ditampilkan sebagai featured merchant membayar biaya khusus. Targeted ads dari pemasang iklan ke user Jaheet.

Equipment. Alat 3D body scanner ternyata tidak semuanya berbentuk proprietary equipment yang mahal dan kompleks, tetapi bisa juga sangat mudah menggunakan Microsoft Kinect. Demikian juga 3D printing untuk mannequin bisa dilakukan dalam potongan kecil sehingga tidak harus memakai 3D printer besar yang mahal.

Namun, perlu diwaspadai isu etika dan hak milik intelektual dari file 3D body seseorang. Pada saat user melakukan body scanning dan submit data hasil scan ke penjahit, harus ada surat perjanjian yang mengikat secara hukum untuk menghindarkan masalah penyalahgunaan di masa depan.

Aturan privacy berkenaan dengan penggunaan 3D body scan: File hanya bisa diakses oleh user sendiri serta penjahit yang menerima pesanan. Penjahit yang menerima file tersebut diikat dengan perjanjian yang melarang mereka untuk menggunakan file untuk hal lain atau membaginya ke pihak lain.

Return policy sama dengan perusahaan e-commerce lain seperti Shopee.


Post a Comment

0 Comments