Mengalahkan Instagram di Bumi Indonesia dengan BagiCerita

Ingin terbebas dari "cengkraman" raksasa dunia di dunia teknologi informasi? Bisa pakai cara Cina yang memblokir hampir semua teknologi asing masuk ke sana. Akibatnya muncullah raksasa-raksasa lokal yang menjadi substitusi layanan raksasa global yang tak bisa beroperasi di dalam tembok Cina. BBM dan WhatsApp tidak ada, yang ada WeChat yang sudah menembus 1 milyar pengguna aktif di 2018. Awalnya WeChat kalah jauh dari sisi kualitas dibanding produk Silicon Valley, namun saat ini justru teknologi terbaru WeChat yang dijadikan acuan raksasa lain di seluruh dunia.

Sudah saatnya Indonesia memikirkan langkah konkrit dan radikal menjadi negeri yang berdaulat di dunia digital. Ini tidak hanya soal kalah-menang dalam kompetisi bisnis, atau tentang nasionalisme dan kedaulatan data, tetapi justru untuk sesuatu yang lebih penting: membangun pondasi kuat industri teknologi informasi bangsa kita.

Deskripsi Ide. BagiCerita adalah duplikat Instagram, media sosial berbagi foto, image, video. Versi awal harus simple, tetapi memiliki tingkat UX (user experience) tinggi. Hindari memiliki keinginan terlalu banyak dan ruwet. Fokus pada fitur-fitur yang paling penting dan dibutuhkan oleh user Instagram di Indonesia. Akuisisi pengguna memang harus dibantu oleh intervensi pemerintah. Kewajiban untuk menggunakannya di instansi pemerintah, di sekolah-sekolah, bisa jadi alternatif awal mendapatkan critical point jumlah user.

Manfaat & Peluang. Dengan penduduk 250 juta lebih, jika BagiCerita memiliki pengguna aktif 20 juta saja dalam 1-2 tahun, maka angka tersebut sudah akan melampaui pengguna Instagram di Indonesia yang konon hanya 6-7 juta di tahun 2018. Akselerasi dan pengembangan berikutnya akan jadi sangat cepat jika berhasil menggapai level seperti itu. Konsep yang sama juga bisa dipakai untuk mengalahkan WhatsApp serta Facebook, 2 platform media sosial lain yang juga menguasai hajat hidup orang banyak. Karenanya berdasar UUD Pasal 33 harus dikuasai oleh negara.


Post a Comment

0 Comments