Pemantau Kualitas Udara Berbasis IoT

Biasanya kualitas udara diukur pada tingkat area yang luas seperti kota. Namun di Indonesia pengukuran kualitas udara masih belum jadi prioritas dan jika pun ada masih sangat jarang. Saya terkejut ketika membaca berita bahwa Jakarta dan Bandung memiliki tingkat kualitas udara terburuk di ASEAN. Tahukah Anda? Sebagian kita masih belum menganggap ini masalah serius. Tetapi pasti ke depan isu ini akan makin menjadi prioritas.

Sebenarnya, teknologi untuk mengukur kualitas udara sederhana bisa dilakukan secara mudah dan murah. Dengan teknologi mini komputer Raspberry Pi dan sensor pengukur kualitas udara yang tersedia di pasaran, maka dimungkinkan untuk membuat perangkat terpadu pengukur kualitas udara yang bisa dipantau secara online melalui Internet. Dengan harganya yang murah, alatnya yang sederhana, maka alat ini bisa dipasang di halaman rumah maupun suatu area tertentu. Data yang dikeluarkan bisa diakses dari jauh oleh siapapun.

Deskripsi Ide. Membuat alat IoT (Internet of Things) berbasis Raspberry Pi untuk mengukur kualitas udara di suatu tempat. Alat ini dihubungkan ke server cloud dan dianalisis untuk mengeluarkan data real time serta rekomendasi bagi masyarakat di lokasi tersebut berkenaan dengan kesehatan udara yang mereka hirup. Amankah udara hari ini? Apa yang harus kita lakukan jika udara mencapai ambang tertentu?

Manfaat & Peluang. Ini memang bukan ide baru, tetapi jika ada tim pengembang lokal bisa membuatnya dalam bentuk yang lebih sesuai dengan kebutuhan lokal, maka perangkat ini bisa sangat dibutuhkan. Pemasangan alat oleh beberapa individu maupun kelompok kemudian bisa diintegrasikan datanya untuk mendapat agregasi data yang menjadikan hasil pengukuran lebih reliable dan dimanfaatkan oleh otoritas maupun masyarakat luas. Penggunaan AI (artificial intelligence) akan makin memperkuat analisis dan rekomendasi perangkat ini.


Post a Comment

0 Comments