Fastabiqul Khairat: Platform Gamification Berlomba Ibadah bagi Ummat Islam

Jujur saja, kadang-kadang sebagai ummat Islam, kita suka "blank" mau berbuat apa untuk meningkatkan tingkat ibadah kita. Padahal semangat sudah ada di dalam diri. Hanya tidak tahu apa lagi yang dapat dilakukan? Di situasi lain, ada yang motivasinya belum muncul, walaupun sebenarnya tahu bahwa ibadah ini-itu bisa dilakukan dengan mudah. Perlu pengingat, perlu pendorong untuk lebih rajin beribadah bagi orang tipe ini. Kasus yang lebih buruk, ada orang yang belum termotivasi, tidak tahu ilmu ibadah, jadinya dia tidak melakukan apa-apa yang bersifat ibadah dalam kehidupannya sehari-hari. Untuk tipe ini, dia perlu petunjuk teknis ibadah, perlu pendorong dan pengingat juga.

Saat kita kecil, ada orang tua yang "resek" mengingatkan dan mendorong. Ketika kita beranjak dewasa dan terpisah dari orang tua, mulailah masa "blank" tadi mengancam. Ketika sudah menikah dengan pasangan yang sama-sama salih/salihah, kita bisa saling dorong dan mengingatkan. Namun pendamping manusia sering alpa dan tidak bisa selamanya bersama kita. Nah, mengapa tidak pakai pendamping digital? Mengapa tidak menggunakan jejaring manusia salih/salihah lain yang bisa mengingatkan dan memberi motivasi?

Deskripsi Ide. Platform ini diberi nama "Fastabiqul Khairat" yang maknanya berlomba-lomba dalam jalan kebaikan. Prinsipnya ada 2 bagian besar dari platform ini.

Yang pertama, aplikasi yang bertugas memberi informasi kepada penggunanya untuk melaksanakan ibadah yang diajarkan agama Islam setiap saat sesuai waktu. Misalnya aplikasi akan memberitahu kita bahwa jam 4.30 (10 menit lagi) kita wajib shalat subuh berjamaah di masjid terdekat. Ada notifikasi agar membawa uang untuk amalan sunnah sedekah/infak yang bernilai sangat tinggi jika diberikan pada saat subuh. Demikian seterusnya. Ada ibadah wajib, ada ibadah sunnah. Notifikasi diberikan sesuai waktu afdholnya ibadah dilakukan serta keterangan rinci tentang tata cara serta dalilnya.

Karena banyaknya jenis ibadah yang bisa dilakukan, maka perlu dibuat stage atau level. Mulai dengan level dasar yang akan memberi peringatan untuk melakukan ibadah wajib saja. Kemudian jika sudah berhasil konsisten, bisa naik dan setting ke level berikut yang berisi ibadah wajib dan sunnah yang muakad, dst. Perlu kajian mendalam dengan ahli agama untuk menyusun sistem ini secara detail.

Sistem juga bisa disesuaikan dengan kalender Islam, sehingga adapat memberi notifikasi jika ada ibadah khsus di waktu tertentu, misalnya Ramadhan, Iedul Fitri, Iedul Adha, dll.

Pada saat pengguna telah melakukan ibadah yang disarankan, maka dia dapat confirm bahwa ibadah telah dilakukan. Akan ada poin yang didapat (point system disusun sesuai bobot wajib/sunnah serta dalil dalam agama).

Bagian kedua adalah sistem jejaring game yang menghubungkan seluruh individu yang menggunakan aplikasi Fastabiqul Khairat ini. User dapat register dan login ke sistem. Bisa pakai nama asli atau samaran. Setiap poin ibadah yang dilakukan akan dikirim ke sistem secara real time. Disediakan dashboard ranking overall, atau berdasar wilayah, atau berdasar gender, atau berdasar umur, atau custom (misalnya sekolah tertentu sebagai bagian dari pembelajaran agama Islam, atau keluarga tertentu, atau suatu kantor/organisasi), dll. Dashsboard bisa di setting harian, mingguan, atau bulanan, atau overall. Prinsipnya adalah memberikan rangsangan kita untuk terus beribadah sesempurna mungkin. "Masak sih kalah sama dia..."

Manfaat & Peluang. Penggunaan aplikasi ini bisa sangat luas, tidak hanya untuk individu, tetapi bisa sebagai alat pembelajaran di sekolah, keluarga, dll. Dalam keluarga, orang tua dapat memantau ibadah anak-anaknya. Orang tua juga harus berusaha sebaik-baiknya beribadah karena anak kita bisa memantau. Secara umum, aplikasi ini akan sangat berguna untuk mendorong ummat Islam melakukan ibadahnya lebih baik.

Aplikasi ini juga potensial untuk dikembangkan sebagai personal assistant dalam menuntun ibadah yang sifatnya sangat setia dan konsisten. Dengan AI (artificial intelligence), akan bisa dikembangkan agar bisa interaksi, rekomendasi, dll.

Catatan: Ide ini ternyata sudah diwujudkan dalam bentuk sedikit berbeda di Yawme.


Post a Comment

0 Comments