Freight Network (FN): Platform B2B Pengiriman Barang Jarak Jauh

Kali ini idenya adalah B2B (business to business). Jadi bukan retail antar user individu, tetapi antar perusahaan yang melibatkan jumlah barang banyak, frekuensi pengiriman sering, dan tujuan pengiriman yang beragam. Bisnisnya adalah jasa kirim dan angkut barang, baik melalui darat, udara, maupun laut. Perusahaan semakin ketat untuk mencari mitra yang benar-benar dapat menurunkan cost tetapi tetap ready setiap saat jika diperlukan, dan menyediakan kualitas pelayanan yang tetap terbaik.

Cara paling ampuh adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi. Kalau di masa lalu perusahaan terpaksa terikat hanya pada 1-2 mitra saja sehingga terkadang sulit mendapat tawaran yang terbaik, maka platform digital memungkinkan banyak mitra bisa dipilih. Perusahaan bisa mencari tawaran terbaik yang tersedia kapanpun. Mitra pun tidak lagi malu-malu untuk menyesuaikan tarif dan kondisi layanannya kepada calon pengguna karena pasti akan ada calon pengguna yang kebutuhannya sesuai.

Deskripsi Ide. Perusahaan yang akan mengirimkan barangnya mendaftar ke sistem FN, demikian juga perusahaan kirim dan angkut barang. Perusahaan akan posting kebutuhan kirim barangnya ke FN 2 minggu sebelum tanggal pengiriman. Perusahaan kirim dan angkut akan memberikan quotation. Bisa lebih dari 1 mitra yang akan ikut bidding ke tawaran yang di posting. Perusahaan pemilik barang menentukan pemenang dalam 2-3 hari, kemudian bayar uang muka melalui sistem FN. Perusahaan mitra pemenang akan segera melakukan follow up operasional dan mengantarkan barang ke tempat tujuan. Jika surat tanda terima telah di-sign di lokasi tujuan, sisa biaya angkut akan ditransfer ke perusahaan pengirim.

Sistem ini akan memungkinkan adanya sistem penilaian (rating, rekomendasi) ke pihak-pihak yang saling berbisnis. Ini akan menjadi tolok ukur kredibilitas dan tingkat kepercayaan terhadap rekam jejak performa perusahaan di FN.

Tentu masih banyak hal-hal rinci yang harus diatur dalam sistem yang besar dan kompleks seperti ini. Namun proses bisnis utamanya cukup sederhana.

Manfaat & Peluang. Peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja bagi kedua belah pihak bisa sangat signifikan. Pekerjaan dioptimalisasi menggunakan sistem informasi digital yang canggih. Ketika transaksi semakin banyak dan kompleks, penggunaan AI (artificial intelligence) akan bisa memainkan peran sentral. Perusahaan tidak lagi memerlukan staf untuk melakukan proses pengambilan keputusan bidding, tetapi akan otomatis diputus oleh AI berdasar semua aspek yang mendukung.

Demikian juga bagi perusahaan angkut, tidak perlu lagi melakukan bid secara manual. Tetapi AI bisa membantu menganalisis situasi internal truk atau kapal pengangkut yang tersedia dan menyesuaikannya dengan kriteria tawaran, kemudian dilakukan automatic bidding yang tidak melibatkan manusia. Bidding bisa sangat akurat dan error-free karena dianalisis komprehensif oleh komputer.

Bayangkan FN sebagai suatu sistem yang menganggap bahwa semua perusahaan yang ada di dalamnya seperti suatu kesatuan sistem, tidak terpisah-pisah. Kita bisa berharap terjadi optimization dalam segala aspek manajemen yang sangat signifikan bagi semua yang terlibat.


Post a Comment

0 Comments