Arem-arem: Fast Food Indonesia yang Sebenarnya

Istilah fast food berasal dari negeri barat. Ketika para pekerja semakin sibuk dan waktu makin sempit untuk makan dan minum, maka muncullah burger. Makanan yang sekali digigit sudah mengandung semua unsur 4 sehat, kenyang, tetap enak (bahkan enak sekali). Muncul kemudian drive through di resto-resto cepat saji ini. Prinsipnya saat pergi ke tempat kerja, tergesa-gesa, pikiran melayang antara mengantar anak ke sekolah dan kerjaan yang menanti di kantor, kita dianggap perlu untuk menyederhanakan proses makan kita. Dibuatlah burger yang bisa dipegang satu tangan, digigit dengan mudah dan tetap sehat, ada karbohidrat, protein, sayur, buah, dst.

Minuman kopi panas pun dibuat sedemikian mudah untuk diminum. Tidak harus dinikmati dengan nongkrong yang menyita waktu, tapi bisa disruput sambil nyetir mobil atau duduk di kereta. Muncullah Starbuck di setiap sudut Amerika, dengan teknologi gelas dan tutup sruputnya yang makin canggih, anti tumpah dan tetap nyaman dinikmati.

Hampir semua fast food dan easy drinks yang ada saat ini mengikuti pakem barat tersebut. Makanan Indonesia tampaknya agak susah dibuat mengikuti pakem tsb. Nasi goreng tidak bisa dipegang satu tangan. bubur ayam apa lagi... Tapi kalau minuman sudah bisa dan banyak yang dengan mudah ditiru konsepnya oleh minuman nusantara.

Nah, ada satu makanan yang menarik perhatian saya, namanya arem-arem. Bisa dimakan dengan satu tangan, isinya mencakup semua bahan penting 4 sehat. Enak bahkan enak sekali. Yang terpenting, arem-arem dibuat dari nasi, bahan terpenting bagi orang Indonesia. Makanan ini juga sangat fleksibel bisa dibuat macam-macam variasi untuk isinya. Bahkan sambel atau potongan cabe bisa langsung diintegrasikan ke dalamnya.

Inikah the real Indonesian fast food?

Deskripsi Ide

Makanan cepat saji Indonesia yang direkayasa lebih lanjut agar bisa menyaingi konsep burger. Arem-arem sangat cocok untuk masyarakat Indonesia.

Manfaat & Peluang

Jika dapat dibuatkan konsep McD ke arem-arem dan variannya, mungkin ini bisa jadi ide ter-brilian sepanjang masa di Indonesia. Yang akan mengubah pola hidup orang Indonesia ke depan. Bahkan bisa jadi akan laku di luar Indonesia dan menjadi ikon baru kuliner cepat saji Indonesia. Ditambah minuman mudah sruput (easy drinks) yang pas, ide ini patut dicoba.

Mungkin satu hal yang perlu dicermati adalah bungkusnya yang dibuat dari daun pisang. Ide saya, proses memasaknya tetap menggunakan daun pisang karena disitulah uniknya. Namun saat disampaikan ke pelanggan, daun pisang dilepas dan diganti dengan bungkus yang bisa langsung dimakan ala taco (makanan cepat saji dari Meksiko). Jadi tidak perlu ada proses melepas bungkus saat hendak dimakan. Apa bahannya, saya tidak tahu, kita serahkan ke ahli masak Indonesia.


Post a Comment

0 Comments