Cara Melakukan Validasi atas Ide Startup

Validasi ide adalah proses menguji dan memvalidasi ide Anda sebelum meluncurkannya dalam bentuk nama bisnis, tagline, produk, layanan, atau situs web. Ini seperti proses penelitian dan pengembangan yang digunakan perusahaan besar untuk menguji gagasan produk sebelum dirilis ke masyarakat umum.

Validasi ide dapat berupa apa saja, mulai dari wawancara pengumpulan informasi hingga pembuatan website percobaan. Tujuannya adalah untuk mengekspos ide itu kepada audiens yang dituju sebelum Anda membangun dan merilis produk akhir.

Lalu, mengapa Anda harus melakukan validasi ide ini? Singkatnya, ini akan menghemat banyak waktu dan uang, serta jika beruntung akan dapat menimbulkan minat pada ide Anda dari publik. Jangan membuat kesalahan para pemula yang langsung menjalankan suatu ide tetapi ternyata tidak ada yang benar-benar tertarik.

Berikut beberapa tips dan trik melakukan validasi ide yang bisa Anda lakukan dengan mudah.
  1. Lakukan brainstorming secara internal untuk menggali detail dari ide Anda.
  2. Jangan tanya keluarga dan teman, kemungkinan besar akan bias.
  3. Pilih orang yang diwawancarai, sebaiknya calon customer potensial dan memiliki waktu untuk wawancara, jika jauh pakailah video call.
  4. Lakukan wawancara secara informal untuk mendapat pandangan yang orisinal.
  5. Review semua pendapat dan umpan balik dan putuskan yang terbaik untuk klien potensial Anda.
Artinya, proses validasi ide ini tidak selesai di satu kali siklus, tetapi bisa diputar terus untuk mengembangkan ide tersebut akar makin sesuai dengan kebutuhan para calon pengguna potensial ide Anda.

Diterjemahkan bebas dari:
5 Steps to Validate Your Business Idea in the Real World



Post a Comment

0 Comments