Personal Chef: Bisnis Rantangan dengan Personalisasi Menu

Dengan begitu banyaknya orang yang terdampak pandemi, maka perlu sekali untuk mencari cara bisnis yang sesuai dengan sikon. Salah satu faktor penting adalah bahwa bisnis harus bermodal sedikit, resiko rendah, bisa dilakukan dari rumah, sedapat mungkin memanfaatkan platform digital seperti pesan antar atau kurir.

Deskripsi Ide 

Prinsipnya ini adalah bisnis rantangan, tetapi menu tidak ditentukan oleh pemasak, tetapi oleh pelanggan. Pesanan menu yang akan dimasak dipesan 1 hari sebelumnya, kemudian dimasak oleh chef, diantar keesokan harinya sesuai waktu dan tempat yang diinginkan pelanggan. Jadi, bisa dinamakan bisnis "personal chef" karena sang pelanggan seakan memiliki tukang masak pribadi.

Tidak ada platform digital yang pas untuk model bisnis ini. Gofood dan Grab Food tidak bisa karena makanan yang dipesan harus siap antar. Bisa saja jika menggunakan marketplace online seperti Tokopedia dan Shoppee, tetapi buyer harus di kota yang sama dengan seller. Alternatif lain adalah jualan melalui WA atau medsos, pembayaran dapat memakai e-money seperti Gopay atau OVO.

Manfaat & Peluang

Jika berhasil mendapatkan cara marketing yang pas, maka bisnis ini bisa berkembang pesat dan berkembang. Baik dari sisi menu yang tersedia, jumlah tenaga pemasak, serta jenis pelanggan (personal atau instansi/rombongan). Tentu yang harus dijaga adalah kualitas. Makanan enak pasti akan dicari orang, dimanapun lokasinya. Pastikan juga kebersihan terjaga agar tak terjadi insiden misalnya keracunan dan sejenisnya.

Rsiko bisnis ini tergolong rendah karena belanja bahan hanya dilakukan jika ada pesanan. Namun resiko bisa tinggi jika ternyata pesanan yang masuk terdiri dari banyak jenis dan ragam. Perlu juga diperhatikan tentang kemasan. Kadang pelanggan jadi kurang puas jika packaging keren tetapi isinya mengecewakan, terlalu sedikit, tidak enak, dll). Atau kemasan terlalu sederhana padahal isinya enak dan bagus. Harus diseimbangkan dengan bijak.  Semua itu adalah tantangan untuk kemajuan. 




Posting Komentar

0 Komentar