SikatBro: Gamification Proses Belajar Siswa

Mengapa namanya SikatBro? Karena aplikasi ini dibuat untuk membuat kegiatan belajar pelajaran sekolah sedapat mungkin jadi terasa bukan sedang belajar. Ide ini merupakan lanjutan dari konsep sebelumnya tentang pemantauan kemajuan belajar siswa. SikatBro digagas untuk mendukung sistem tersebut. Pemikiran dasarnya adalah membuat sistem online untuk menjadikan aplikasi ujian/tes sesuai kurikulum sekolah seperti sebuah game online.

Deskripsi Ide. Ada 2 bagian utama yang berbeda dari sistem ujian/tes tradisional. SikatBro adalah game. Namun SikatBro juga adalah bagian dari metode belajar berdasar kurikulum sekolah.

Pertama: Proses ujian/tes dilakukan secara online, terintegrasi ke network sehingga akan banyak fitur online gaming yang bisa dimasukkan. Scoreboard dengan nilai tertinggi akan terlihat, siapa saja user yang ikut serta, bonus bagi peserta yang tertinggi, tercepat, teraktif. Bonus dibuat sehingga memacu user lebih giat. Ada fitur yang membuat user mengerjakan soal secara berkelompok untuk menantang tim lain untuk mendapat tambahan nilai.

Kedua: Materi ujian/tes disesuaikan sehingga lebih menarik, bahasa disesuaikan sehingga tidak monoton, penggunaan berbagai jenis media (video, gambar, peta online, dll). Istilah soal yang ada di sistem pembelajaran tradisional bisa diubah namanya dengan "challenge" sehingga lebih kental nuansa game-nya. Seluruh sistem ini diintegrasikan dengan sistem pemantauan kemajuan belajar siswa. Jadi prose pembelajaran ini tidak mubazir tetapi bisa terpantau secara sistematis.

Manfaat & Peluang. Ide ini tampaknya agak terlalu ambisius ya? Tetapi jika dikerjakan secara serius untuk mewujudkannya, ada peluang besar sistem ini dapat membuat revolusi di dunia pendidikan Indonesia, bahkan dunia. Perlu kerja sama sangat erat antara para ahli pendidikan dengan kalangan game designer dan programmer. Kedua belah pihak harus saling terbuka dan tidak rigid di posisi keilmuannya masing-masing.

Gamification adalah salah satu trend yang tidak hanya menantang bagi dunia pendidikan, tetapi hampir di semua bidang kehidupan. Jadi tidak ada alasan kita tidak memanfaatkannya. Data masif yang terkumpul dari sistem ini akan sangat berguna dianalisis lanjut dengan big data analytics dan AI (artificial intelligence). Tapi memang tidak bisa dikerjakan setengah hati, harus full force. Semua teknologi untuk mendukungnya sudah tersedia, tinggal kesadaran dan kemauan saja yang belum ada. Ayo bro! Sikat bro!




Post a Comment

0 Comments